Lomba Seni dan Kreativitas Meriahkan HUT ke-80 RI dan HUT ke-67 Provinsi Bali di Desa Pecatu
Pecatu, 14 Agustus 2025 - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi Bali, Pemerintah Desa Pecatu menggelar perlombaan seni dan kreativitas tingkat sekolah dasar se-Desa Pecatu. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian acara menyambut peringatan kemerdekaan yang mengusung semangat nasionalisme serta pengembangan potensi generasi muda.
Perlombaan digelar pada Kamis, 14 Agustus 2025 bertempat di Kantor Perbekel Pecatu, dengan peserta dari seluruh SD di Desa Pecatu. Adapun kategori lomba yang dilaksanakan meliputi lomba menyanyi lagu bertema kemerdekaan dan lomba mewarnai dengan tema perjuangan bangsa Indonesia.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari siswa-siswi peserta. Dalam lomba menyanyi, peserta tampil percaya diri membawakan lagu-lagu nasional dengan semangat patriotik. Sementara itu, dalam lomba mewarnai, anak-anak menyalurkan kreativitasnya melalui karya visual bertema kemerdekaan, mencerminkan semangat juang dan cinta tanah air dari perspektif mereka sebagai generasi muda.
Suasana penuh semangat juga dirasakan oleh para guru pendamping, orang tua, dan perangkat desa yang turut hadir memberikan dukungan. Perlombaan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi yang menyenangkan serta memperkuat hubungan sosial antar warga desa.
Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan prestasi para peserta, penyerahan hadiah akan dilaksanakan secara simbolis saat Upacara Bendera Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2025, di Lapangan Beji Mandala, Desa Pecatu. Momen ini sekaligus menjadi bagian puncak dari seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Pecatu berkomitmen untuk terus membangun karakter generasi muda yang cinta budaya, kreatif, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai wujud partisipasi desa dalam pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin